Format Biodata Mahasiswa

Catatan:
Harap diisi dengan benar sesuai Ijazah

Refleksi Hari Pahlawan PMII




Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November merupakan momen yang patut kita ingat, sudah kewajiban kita sebagai anak bangsa meneruskan cita-cita para pendahulu kita.

Atau jangan-jangan ada yang lupa kalau hari ini Hari Pahlawan..??? Atau mungkin berangsur lupa..??? Mudah-mudahan tidak...!!! Atau barangkali ada yang sengaja melupakannya…??? Keterlaluan sekali kalau sampai ada, bukannya ciri Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Selalu Mengenang Jasa Para Pahlawannya.

Hari ini, tepat hari dimana para pahlawan yang berjuang dimedan perang meneteskan keringat, air mata bahkan darah mereka demi kemerdekaan Indonesia, hari dimana ribuan nyawa terkorbankan demi masa depan generasi penerus bangsa.


Lantas, sudah berbuat apakah kita untuk Negara ini…???



Mungkin dibenak kita bertanya-tanya, kenapa dimedia Indonesia sekarang cenderung hanya berbicara mengenai KMP (Koalisi Merah Putih) dan KIH (Koalisi Indonesia Hebat) saja, dan seolah kita digiring kedalam dua kubu tersebut. Masing-masing kubu seakan-akan tampil mengatasnamakan rakyat… Lalu pertanyaanya, rakyat yang mana…??? Rakyatnya siapa…???
Suka atau tidak suka kondisi Indonesia sekarang sedang dalam kondisi carut marut dan sekarang diperparah dengan dualisme kepemimpinan di DPR RI. Lalu siapa yang harus bertanggung jawab terhadap kondisi seperti ini…???
Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan senjata dari penjajahan bangsa asing, namun kita saat ini berjuang menciptakan tatanan kehidupan yang merdeka dari ketimpangan-ketimpangan yang ada, baik ketimpangan sosial, ketimpangan ekonomi atau yang lainnya.
Disadari atau tidak sekarang nama seperti sosok Imam Bonjol, Cut Nyak Dien, Jenderal Sudirman dan sederet nama pahlawan nasional lainnya berangsur tenggelam, mereka karam diterjang gelombang globalisasi yang mengobrak-abrik mental, moral dan rasa peduli anak bangsa terhadap bangsanya sendiri. Seiring berjalannya waktu belakangan muncul bak cendawan dimusim hujan pahlawan-pahlawan narsis seketika bermunculan. Mereka berteriak atas nama bangsa dan negara untuk mendulang pundi-pundi emas guna mengisi kantong pribadi dan membesarkan namanya.
Bertepatan pada hari pahlawan ini mari bersikaplah seperti pahlawan yang gigih tanpa pamrih dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Sekarang bukan lagi saatnya terkotak-kotak, mencaci satu sama lain, namun saatnya kita menjadi satu demi menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI.



HIDUP adalah PERJUANGAN
dan

PERJUANGAN adalah HIDUP




Pengurus Komisariat
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
Universitas Islam Pangeran Dharma Kusuma
PK PMII Unidarma Indramayu



Sekretariat :
Jl. Raya Karangampel-Jatibarang Ds. Jayalaksana Kec. Kedokanbunder

Kab. Indramayu HP : 087727163668

 
2014 © Truemag
RealMag theme by Templateism